Gambaran Tingkat Pengetahuan dan Sikap Ibu Hamil Tentang Antenatal Care di Posyandu Nusa Indah 2 Kabupaten Sorong

Authors

  • Alyviatuz Zhahra D. Prastiwi Universitas Tarumanagara Jakarta
  • Fadil Hidayat Universitas Tarumanagara Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.57213/medlab.v5i1.388

Keywords:

Antenatal Care, Attitude, Compliance, Level of Knowledge, Pregnant Women

Abstract

Antenatal Care (ANC) is a crucial health service aimed at ensuring a healthy pregnancy and safe delivery for expctant mthers. The World Heath Organization (WHO) adviss that pregnnt woen should attend a minimum of six ANC appointments throughout their pregnancy to identify early complications and enhance the heialth of both the moither and fetus. Nevertheless, many pregnant women struggle to adhere to this recommendation, often due to a lack of knowiledge and undersitanding regarding the significance of prenatal check-ups. Various factors, including age, education level, occupation, access to information, family support, and the quality of healthcare providers, influence the compliance rates of pregant woen in attnding ANC. Consequently, thereis aneedfor research to assess the knowlege and attitudes of pregant woen toards Antnatal Careat Posyandu Nusa Indah 2 in Sorong Regency. This studyaims to evaluate theknowledge and attitudes of pregnantwomen regarding AntenatalCare at this specific healthcenter. Utilizing a cross-sectional design, the research measures both independent and dependent variables. The participants included 92 pregnant women who visited Posyandu Nusa Indah 2 in Sorong Regency. Dta colletion ws condcted though a questiionnaire thiat addresised the levels of knowledge, attitudes, and compliance with ANC visits. Follwing dta collection, univriate aalysis was peformed to decribe the frquency distribtion of eah varble. 

References

Ahmalia, R., & Parmisze, A. (2018). Hubungan pengetahuan, pendidikan dan dukungan suami dengan kunjungan pemeriksaan antenatal care di Puskesmas Lubuk Alung Tahun 2017. Human Care Journal, 3(1), 12–20. https://doi.org/10.36729/jam.v1i1.249

Arisanti, A. Z., Susilowati, E., & Husniyah, I. (2024). Hubungan pengetahuan dan sikap tentang antenatal care (ANC) dengan kunjungan ANC. Faletehan Health Journal, 11(1), 90–96. https://doi.org/10.33746/fhj.v11i01.621

Asmin, E., Mangosa, A. B., Kailola, N., & Tahitu, R. (2022). Hubungan tingkat pengetahuan dan sikap ibu hamil dengan kepatuhan kunjungan antenatal care di Puskesmas Rijali Tahun 2021. Jurnal Epidemiologi Kesehatan Komunitas, 7(1), 458–464. https://doi.org/10.14710/jekk.v7i1.13161

Astuti, I., & Rahmawati, F. (2022). Peran antenatal care dalam meningkatkan pengetahuan ibu hamil. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 10(2), 88–95. https://doi.org/10.34305/jmc.v2i2.421

Damayanti, E., & Nurwati, A. W. (2009). Hubungan tingkat pengetahuan ibu hamil tentang risiko tinggi kehamilan dengan kepatuhan kunjungan ANC di RSUD Pandan Arang Boyolali. Universitas Surakarta.

Darsini, Fahrurrozi, & Cahyono, E. A. (2019). Pengetahuan: Artikel review. Jurnal Keperawatan, 12(1).

Dewanggayastuti, K. I., Surinati, I. D. A. K., & Hartati, N. N. (2022). Kepatuhan ibu hamil melakukan kunjungan antenatal care (ANC) pada masa pandemi Covid-19. Jurnal Gema Keperawatan, 15(1), 54–67. https://doi.org/10.33992/jgk.v15i1.1910

Fitrayeni, F., Suryati, S., & Faranti, R. M. (2017). Penyebab rendahnya kelengkapan kunjungan antenatal care ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Pegambiran. Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas, 10(1), 101. https://doi.org/10.24893/jkma.v10i1.170

Kara, H. (2019). Hubungan tingkat pengetahuan dan sikap ibu hamil tentang antenatal care dengan kepatuhan kunjungan ANC di masa pandemi di Puskesmas Ngampilan. Paper Knowledge: Toward a Media History of Documents, 7(2), 107–115. https://doi.org/10.36835/jurnalmidz.v2i2.510

Khan, M. A., et al. (2021). Assessing the factors influencing antenatal care utilization among pregnant women: A cross-sectional study. BMC Health Services Research.

Komariyah, S. (2014). Hubungan pengetahuan, sikap dan perilaku ibu hamil tentang pemeriksaan kehamilan dengan kunjungan pemeriksaan kehamilan di Wilayah Kerja Puskesmas Sukorame Mojoroto. http://eprints.uns.ac.id/8937

Kurniasih, N. I. D., Marwati, A. T., Hidayat, A., & Makiyah, S. N. (2020). The evaluation of standard implementation of 10T antenatal care (ANC) services. Jurnal Riset Kesehatan, 12(2), 429–444.

Kurniasih, N. I. D., Marwati, T. A., Hidayat, A., & Makiyah, S. N. (2020). The evaluation of standard implementation of 10T antenatal care (ANC) services. Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung, 12(2), 34–45.

Kusuma, R. (2018). The correlation of knowledge and attitudes of pregnant women about antenatal care with K4 visit. Jurnal Psikologi Jambi, 3(1), 24–32.

Muhibuddin, N., Yunita, A., Ekasari, D., Maula, L. N., & Susanti, E. (2024). Hubungan pengetahuan dan sikap ibu hamil tentang ANC dengan frekuensi kunjungan ANC. Assyifa Journal of Health Sciences, 1(1), 143–149. https://doi.org/10.62085/ajk.v1i1.24

Nugroho, S., Prasetyo, E., & Lestari, R. (2023). Pengaruh kunjungan antenatal care terhadap kesehatan ibu dan bayi. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 9(1), 45–52.

Padesi, N. L. W., Suarniti, N. W., & Sriasih, N. G. K. (2021). Hubungan pengetahuan tentang kunjungan antenatal care dengan keteraturan kunjungan antenatal care ibu hamil trimester III di masa pandemi Covid-19. Jurnal Ilmiah Kebidanan, 9(2), 183–189. https://doi.org/10.33992/jik.v9i2.1421

Putri, A., Rahmadini, A., Wiliandari, A., Pradipta, Y., & Mayori, A. (2024). Faktor yang mempengaruhi ibu hamil dalam kunjungan antenatal care: Systematic review and meta-analysis. Jurnal Ilmu Kesehatan, 8(1). https://doi.org/10.33757/jik.v8i1.1070

Rachman, I. H. (2021). Analisis program pelayanan antenatal care (ANC) terpadu dalam upaya penurunan angka kematian ibu di Indonesia, 1–7.

Sari, A. P., & Fruitasari, F. (2021). The risk factors affecting antenatal care visits in pregnant women. Jurnal Sains Kesehatan, 28(2). https://doi.org/10.37638/jsk.28.2.52-59

Simarmata, Y. O. (2024). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kunjungan antenatal care di UPT Puskesmas Tumbang Miri Kabupaten Gunung Mas Tahun 2024.

Sumarni. (2014). The relationship between knowledge and attitude of pregnant women towards ANC behavior. Jurnal MKMI, 10(4), 200–204.

Suparman, S. R., Muchlis, N., Multazam, A. M., Nasrudin, & Samsualam. (2019). Hubungan pengetahuan dan sikap ibu hamil tentang pelayanan antenatal care (ANC) di Puskesmas Tabaringan Kota Makassar Tahun 2018. Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, 2, 71–77.

Thummak, S., Uppor, W., & Wannarit, L. O. (2023). Patient compliance: A concept analysis. Belitung Nursing Journal, 9(5), 421–427. https://doi.org/10.33546/bnj.2807

WHO. (2020). WHO recommendations on antenatal care for a positive pregnancy experience. World Health Organization.

Widyastuti, T., & Hidayati, S. (2020). Dampak antenatal care terhadap kesehatan maternal dan neonatal. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 12(1), 120–129.

Wiratmo, P. A., Lisnadiyanti, & Sopianah, N. (2020). Faktor-faktor yang mempengaruhi kunjungan antenatal care terhadap perilaku antenatal care. CoMPHI Journal of Community Medicine and Public Health Indonesia, 1(2), 67–76. https://doi.org/10.37148/comphijournal.v1i2.14

Wulandatika, D. (2013). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan ibu dalam melakukan kunjungan antenatal care di Wilayah Kerja Puskesmas Gambut Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan Tahun 2013.

Zubair, A., & Ullah, R. (2020). Antenatal care utilization and its determinants in rural areas of Pakistan: A qualitative study. Reproductive Health.

Downloads

Published

2025-12-05

How to Cite

Gambaran Tingkat Pengetahuan dan Sikap Ibu Hamil Tentang Antenatal Care di Posyandu Nusa Indah 2 Kabupaten Sorong. (2025). Jurnal Medical Laboratory, 5(1), 47-57. https://doi.org/10.57213/medlab.v5i1.388

Similar Articles

31-40 of 53

You may also start an advanced similarity search for this article.